WARTA .............. BERITA .............. KABAR ............... KIM IJO > > > Informasi Mbatu

Salam

SUGENG RAWUH > > > SALAM IJO > > > SALAM SATU JIWA
Tampilkan postingan dengan label politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label politik. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 November 2012

MK Tolak Gugatan, Eddy Rumpoko Sah Jadi Wali Kota Batu


ER dan PS sah jadi walikota batu dalam Pemilukada th 2012
Foto : arie kim ijo junrejo



KOTA BATU - Mahkamah Konstitusi memutuskan menolak semua gugatan tiga pasangan calon lawan politik Eddy Rumpoko-Punjul Santoso, dalam sidang pembacaan putusan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kota Batu Tahun 2012.

Amar putusan nomor 76/PHPU.D-X/2012 dibacakan langsung Ketua Majelis Hakim, Mahfud MD, Senin (5/11/2012). Dalam putusan setebal 111 halaman itu, disebutkan jika dalil para pemohon tentang adanya pelanggaran selama pemilukada tidak terbukti meyakinkan.

Selain itu, pelanggaran lain yang dinilai terstruktur, sistematis, dan masif yang secara signifikan mempengaruhi perolehan suara para pemohon, MK menilai dalil tersebut tidak terbukti dan tidak beralasan menurut hukum.

Atas keputusan tersebut, Ketua Panwas Pilkada Kota Batu, Abdul Rochim, meminta semua pihak untuk menghormatinya. Keputusan itu, lanjutmya, bersifat final dan mengikat.

Dengan adanya putusan itu, kata Rochim, maka pasangan pemenang Pemilkukada Kota Batu, Eddy Rumpoko-Punjul Santoso, akan dilantik sesuai jadwal pada 24 Desember 2012 mendatang.

"Kami berharap keputusan ini bisa diterima semua pihak," kata Abdul Rochim usai menyaksikan langsung sidang putusan melalui fasilitas live streaming di Gedung Fakultas Hukum, Universitas Brawijaya, Malang.

sumber : okezone.com

Senin, 05 November 2012

MK Tolak Sengketa Hasil Pemilukada Kota Batu

Senin, 05 November 2012 | 17:35 WIB
Pengucapan putusan sidang gugatan pilukada kota batu tahun 2012

Permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Kepala Daerah Kota Batu ditolak oleh Mahkamah Konstitusi. Menurut Mahkamah, permohonan yang diajukan oleh tiga pasangan calon walikota dan wakil walikota ini tidak terbukti dan tidak beralasan menurut hukum.

“Pokok permohonan para Pemohon untuk sebagian bukan wewenang Mahkamah dan untuk selebihnya tidak terbukti menurut hukum,” ucap Ketua Mahkamah Konstitusi Moh. Mahfud MD yang juga sebagai Ketua Pleno Hakim Konstitusi saat membacakan konklusi putusan, Senin (5/11) di Ruang Sidang Pleno MK. “Menolak permohonan para Pemohon untuk seluruhnya.”

Menurut Mahkamah, hal-hal yang berkaitan dengan ijazah/STTB/Surat Pengganti Ijazah dan surat-surat lain yang dipermasalahkan oleh para Pemohon terkait dengan status Pihak Terkait, Pasangan Calon Terpilih Eddy Rumpoko - Punjul Santoso, sebagai peserta Pemilukada Kota Batu 2012, bukanlah kewenangan Mahkamah. “Sehingga Mahkamah tidak mempertimbangkannya,” tegas Mahkamah dalam Putusan No. 76/PHPU.D-X/2012.

“Oleh karena itu, mengenai hal tersebut para Pemohon dapat meneruskan proses hukumnya kepada pihak yang berwenang meskipun untuk perkara yang terkait dengan persoalan hasil Pemilukada ini telah selesai di Mahkamah,” ujar Mahkamah.

Selain itu, terhadap fakta tentang Putusan PTUN Surabaya yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap, menurut Mahkamah, telah pula dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum Kota Batu (selaku Termohon dalam perkara ini), dan Mahkamah tidak menemukan bukti-bukti yang meyakinkan untuk sebaliknya. Oleh karena itu, hal tersebut tidak dapat mempengaruhi proses pelaksanaan Pemilukada Kota Batu dan perolehan suara masing-masing pasangan calon.

“Menimbang bahwa dalil para Pemohon tentang adanya pelanggaran-pelanggaran lainnya, menurut Mahkamah, tidak dibuktikan dengan bukti yang meyakinkan bahwa pelanggaran lain tersebut terjadi secara terstruktur, sistematis, dan masif yang secara signifikan mempengaruhi perolehan suara para Pemohon,” tulis Mahkamah dalam putusan setebal 111 halaman.

Adapun perkara ini dimohonkan oleh tiga pasangan calon yang terdiri dari: Pasangan Calon No. Urut 1 Abdul Majid – Kustomo (Pemohon I), Pasangan Calon No. Urut 2 Mohamad Suhadi – Suyitno (Pemohon II), dan Pasangan Calon No. Urut 3 Gunawan Wirutomo – Soendjojo (Pemohon III).


sumber : www.mahkamahkonstitusi.go.id

Senin, 23 April 2012

Pemilukada Kota Batu 2 Oktober 2012




Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim menetapkan coblosan Pemilihan Walikota (pilwali) Kota Batu, Selasa, 2 Oktober 2012. Penetetapan dilakukan menyusul habisnya masa jabatan Walikota Batu 2008-2012 pada 24 Desember 2012 mendatang.

"Harapan kami, KPUD Batu bisa segera menyesuaikan tahapan pemilukada yang ada di daerahnya. Sehingga, saat jabatan walikota yang lama habis walikota yang baru sudah terpilih,’’ ujar Nadjib Hamid, Anggota KPU Jatim ketika dihubungi, Senin siang.

Nadjib tidak merinci secara detail teknis pelaksanaan coblosan khusus untuk Pilwali Kota Batu. Sebaliknya, Nadjib memilih untuk menyebutkan masa coblosan untuk lima daerah lainnya di Jatim. Karena, selama tahun 2012, memang ada enam kabupaten/kota akan menggelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) baru.

Bahkan, tiga dari enam daerah yang melangsungkan Pilkada justru mendapat jatah bersamaan. Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Sampang dan Kabupaten Nganjuk menggelar coblosan di hari yang sama yaitu Rabu, 12 Desember 2012.

Sedang dua daerah lainnya yaitu Kabupaten Probolinggo menggelar coblosan Kamis, 8 November 2012. Kemudian pelaksanaan pemilihan bupati baru Kabupaten Bojonegoro digelar Sabtu, 10 November 2012. "Sesuai masa jabatan yang berlaku di daerah masing-masing tadi kebetulan tiga kabupaten coblosannya bersamaan,’’ papar Nadjib, yang juga Sekretaris PW Muhammadiyah Jatim ini.

Ditemui secata terpisah Suprayitno, Kabiro Administrasi Pemerintahan Pemprov Jatim menyebutkan, sepanjang 2012 sampai 2013 di Jatim memang ada 16 kabupaten/kota yang kepala daerahnya habis masa jabatannya. Karena itulah pihaknya bersama KPU Jatim dan KPU di 16 daerah tadi terus mematangkan tahapan proses Pilkada agar sesuai jadwal yang ada.

"Biasanya, enam bulan menjelang habis masa jabatan kepala daerah tahapan sudah ditetapkan. Kalau ada daerah yang belum melakukan tahapan, tugas kami hanya mengingatkan saja,’’ tuturnya.
Disebutkan dia, 16 daerah itu antara lain Walikota Batu Eddy Rumpoko 24 Desember 2012, Bupati Bojonegoro Suyoto 8 Februari 2013, Bupati Probolinggo Hasan Aminuddin 20 Februari 2013, Bupati Sampang Noer Tjahja 26 Februari 2013, Bupati Bangkalan Fuad Amin 1 Maret 2013 dan Bupati Nganjuk Taufiqurrahman 16 April 2013.

Kemudian Bupati Pamekasan Kholilurrahman 21 April 2013, Bupati Tulungagung Heru Tjahjono 30 April 2013. Bupati Pasuruan Dade Angga 9 Juli 2013, Bupati Magetan Sumantri 23 Juli 2013, Bupati Madiun Muhtarom 23 Juli 2013 dan Bupati Lumajang Sjahrazad Masdar 24 Agustus 2013.

Ditambah lagi Walikota Malang Peni Suparto 13 September 2013, Bupati Bondowoso Amin Said Husni 15 September 2013, Bupati Jombang Suyanto 24 September 2013, dan Walikota Mojokerto Abdul Gani 5 Desember 2013.

"Sekarang ini kami juga terus berusaha membentuk desk pemilukada di semua daerah tadi. Sesuai UU, anggota desk pemilukada berisikan bagian Administrasi pemerintahan, bagian hukum, Bakesbangpol, Inspektorat dan Kominfo setempat,’’ pungkasnya dengan menyebutkan, semua pengamanan Pilkada di Jatim akan dibantu Polda Jatim dan Kodam V Brawijaya.

Rabu, 21 Maret 2012

INGIN NEGARA MENJADI KAYA , SEJAHTERAKAN BANGSA DAHULU.





selamat bertemu kembali dengan kami bagi pembaca semua.
pasti teman sering melihat berita - berita yang ada di portal berita dan media apapun yang sering sekali membahas soal APBN dan politik di negeri kita yang carut marut.
 

Sebenarnya membahas mengenai politik adalah suatu hal yang membosankan sekali tapi apa boleh buat,kita adalah bangsa yang ingin maju dan membutuhkan sebuah perubahan.
Tidak usah melakukan demonstrasi atau aksi anarkis lainnya.
 

Kita memanfaatkan media online saja untuk membangkitkan rasa nasionalisme dan membuat teguran bagi para wakil kita di pemerintan.
 

hal yang ingin kami tanyakan adalah ,Apa yang kurang dari negara kita ini ?
Kita memiliki Sumber daya alam yang berlimpah dan sumber daya manusia yang hebat dan banyak juga,tapi mengapa kita masih tidak bisa dikategorikan dengan negara yang sejahtera taraf hidup nya ?
 

Menurut hemat kami,Negara kaya bukan hanya dari pendapatan atau jumlah orang kaya di dalamnya tapi bagaimana tingkat kesejahteraan warga nya.
Lantas hal inilah yang menjadikan kami mengangkat artikel dengan tema diatas.
Boleh jadi negara kita ini sebenarnya kaya tapi hanya kurang kaya lagi.
dari situasi yang ada,tingkat kesejahteraan yang tidak merata membuat negara kita menjadi semakin terpuruk dengan berbagai macam masalah didalamnya.
 

Apalagi para pejabat di negara ini malah sibuk dengan urusan politiknya yang sangat membuat negara ini semakin terbawahkan.
Bisa dikatakan negara kita lebih semakin maju dari sebelumnya dari banyak aspek terutama teknologi,namun hal itu bertolak belakang dengan tingkat pendapatan dan taraf hidup baik di masyarakat terutama mereka yang jauh dari pusat pemerintahan.
 

Apakah anda yakin kita sudah bebas dari buta aksara ?
Apakah anda yakin ,saudara kita yang jauh di pelosok menikmati terangnya lampu dan enaknya menonton TV ?
Apakah teman semua yakin teman kita di daerah terpencil dan pedalaman sudah makan dengan asupan yang sehat dan memadai ?
 

Hal inilah yang sangat kontras dengan mereka yang hidup di kota ,tentu cara yang paling tepat adalah mengalokasikan dana untuk menjamah bukan hanya dareha kota tapi juga daerah - daerah yang jauh dari kota.
Meningkatkan kualitas pendidikan adalah hal yang paling penting, menyediakan fasilitas kesehatan di setiap pelosok dusun dan memberikan pengarahan dan penyuluhan mengenai banyak hal positif sangat penting.
 

Jadi di harapkan sekali Pemerintah kita tidak bingung dengan mau bangun ini atau itu,mau beli ini atau itu, kalau kita anggap hal itu masih bisa ditunda mendingan ditunda saja dan dialihkan untuk melakukan rekonstruksi pada negara ini.
 

Dan sangat diharapkan juga para pejabat kita tidak kukuh dengan ego golongan masing - masing ,dan jika hal itu manyangkut kesehjateraan bangsa ,maka mari kita saling berjabat tangan dan membuat Indonesia bukan hanya negara kaya tapi juga sejahtera.
 
Semoga tulisan yang sedikit ini dapat mambantu dan dapat menjadi bahan pertimbangan kita bersama .

Senin, 19 Maret 2012

Jangan Ada Rekayasa Laporan




Suburnya praktek korupsi di negeri ini, dari waktu ke waktu memang semakin mengkhawatirkan, bahkan korupsi sudah mewabah dari pemerintah pusat hingga daerah, dari pejabat tinggi sampai pejabat rendahan. Melihat hal itu, pemerintah kota Batu terus berupaya untuk memerangi momok penyakit yang merugikan negara itu dengan berbagai langkah.

“Pemerintah Jawa Timur, dan semua Kepala Daerah beberapa waktu yang lalu menandatangani fakta integritas anti korupsi, yang menandakan komitmen melawan korupsi,” demikian tegas Wakil Walikota Batu H.A. Budiono dalam amanat apel rutin di Stadion Bratntas senin pagi (19/2). Menurutnya ini salah satu langkah yang efektif demi menekan praktek korupsi yang kian menggurita.

Menurutnya, dengan sikap pemerintah provinsi yang membuat komitmen dengan semua kepala daerah itu, musti dapat dijalankan oleh pemerintah daerah utamanya Kota Batu, dengan bersungguh-sungguh serta jujur dalam menjalankan tugas, “Kalau peraturan dilakukan dengan baik, tanpa rekayasa, pasti selamat semuanya,” tambah H.A.Budiono semangat, disambut tepuk tangan peserta apel.

Budiono juga mewanti-wanti pejabat dan pegawai untuk menghindari korupsi sesuai penanda-tanganan fakta integritas yang dilakukan di grahadi Surabaya itu,”Katakan tidak pada korupsi, jangan ada kegiatan fiktif, jangan ada pencairan yang melebihi spesifikasi, serta jangan mau menandatangani hal-hal yang tidak sesuai dengan ketentuan,” ungkap Wakil Walikota.

Wakil Walikota H.A. Budiono juga menyampaikan, kalau dalam waktu dekat akan ada pemeriksaan dari BPK, sehingga SKPD terkait harus menyambut kedatangan BPK dengan baik, “Berikan keterangan yang sesuai pada auditor, rekomendasi yang belum dilaksanakan harus ada penyelesaian dari leading sector masing-masing, termasuk pajaknya,” ungkap Wakil Walikota yang pagi itu mengampil pimpinan apel menggantikan Walikota Batu Eddy Rumpoko yang berhalangan hadir, karena ada acara lain.

Dalam apel Wakil Walikota H.A.Budiono juga menginstruksikan pada semua pejabat supaya tidak keluar kota menunggu kenaikan BBM, “Jangan meninggalkan kota, terutama camat menjelang kenaikan BBM” ungkap Wakil Walikota. Menurutnya, seriusnya rencana kenaikan BBM april mendatang, Wakil Walikota berharap agar pejabat segera mengkoordinasikan pada Kepala Daerah, agar situasi aman benar-benar terjaga di kota apel ini.

Menurut Budiono, meski saat ini pemerintah sudah mengantisipasi kenaikan BBM ini dengan berbagai cara, tidak menutup kemungkinan hal-hal yang tidak diinginkan dapat terjadi. Untuk itu Pemkot harus siap menghadapi dampak yang terjadi.



Rabu, 14 Maret 2012

Pemkot Siap Sukseskan Pemilukada 2012




Pesta demokrasi yang sudah didepan mata ini, direspon Pemerintah Kota dengan menyatakan siap mensuksekan jalannya pemilukada, serta pembentukan Desk Pemilukada tingkat kota.

“Ini adalah kewajiban pemerintah, mendukung dan mensukseskan pelaksanaan pemilukada” demikian ungkap Kabag Humas Pemkot Batu Drs. Robiq Yunianto, MAP usai mengikuti rapat diruang Sekda, rabu pagi (14/3). Menurutnya sebagai penyelenggaraan pemerintahan yang baik, pemerintah wajib memfasilitasi dan mendukung pelaksanaan Pemilukada dari awal hingga akhir.

“Bantuan itu akan diberikan sepenuhnya oleh pemkot, demi memperlancar Pemilukada,” tambah mantan Dirut PDAM Kota Batu itu. Menurut robiq, segala kebutuhan seperti penyajian demografi, jumlah penduduk, jumlah pemilih akan difasilitasi untuk diberikan pada lembaga penyelenggara pemilukada.

Tidak hanya itu menurut Mantan Kasubag Agraria Bagian Pemerintahan Pemkot Batu ini, juga menambahkan untuk pengamanan pelaksanaan Pemilukada, pemerintah juga siap memberikan pengamanan dalam hal ini pengamanan akan diberikan oleh aparat kepolisian dan TNI, “Pemerintah, Kepolisian dan TNI akan terlibat dalam mensukseskan Pemilukada,” Menurutnya TNI dan  Polri akan fokus dalam pengamanan, baik saat masa pencalonan, kampanye, pemungutan suara, hingga pelantikan Walikota dan Wakil Walikota terpilih.

Meski Pemkot dan jajaran samping siap membantu mensukseskan Pemilkuda, bukan berarti turut mengintervensi,”Kami akan terlibat dalam pensuksesan, bukan berarti turut intervensi,” tegas robiq. Menurutnya Pemilukada merupakan ruang politik praktis yeng mempunyai mekanisme aturan sendiri, sehingga masalah pemilukada sepenuhnya akan diserahkan pada pihak KPU Kota Batu, Panwas, serta Parpol.

Menurut Robiq, sesuai Keputusan Walikota Batu Nomor 181/41/KEP/422.012/2012 disebutkan bahwa salah-satu tugas pemerintah dalam gelaran Pemilukada, diharuskan membantu proses kelancaran jalannya pemilukada. Bantuan yang diberikan pemerintah diantaranya, turut terlibat aktif dalam sosialisasi pelaksanan pemilukada, membantu kelancaran transportasi pengiriman logistik pemilukada, monitoring kelancaran penyelenggaraan pilkada, termasuk memberikan saran jika muncul persoalan-persoalan.

Selain memfasilitasi dan mengkoordinasi pelaksanaan pemilukada, pemkot juga membentuk secara definitif desk pemilukada yang bertugas membantu mensukseskan pesta demokrasi lima tahunan itu. Desk pemilukada pembiayaannya bersumber dari APBD itu, akan bekerja selama delapan bulan kedepan, “Desk pilkada akan bekerja dari bulan april hingga nopember” ungkap robiq.

Dalam rapat koordinasi desk pilkada Pemilihan Umum Kepala Daerah Kota Batu tahun 2012 yang digelar diruang Sekretaris Daerah ini, diputuskan Sekda sebagai Ketua Desk Pilkada, Wakil Ketua dipercayakan Asisten Pemerintahan, sedang Sekretaris dipegang Kepala Kantor Kesbangpolinmas. Sementara anggota desk Pemilukada kota Batu, diantaranya dari jajaran Kodim 0818, Polresta Kota Batu, Kejari, Kepala Dishubkominfo, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala Satpol PP, Kepala Bagian Pemerintahan, Kepala Bagian Humas dan Protokol, Kepala Bagian Hukum, Serta Kepala Seksi Politik Dalam Negeri Kantor Kesbangpolinmas. Dalam desk pemilukada juga dibantu 10 staf sekretariat, 7 dari unsure Kesbangpolinmas, 3 dari unsure Bagian Pemerintahan.

Minggu, 30 Oktober 2011

Sumpah Pemuda, Bentang Bendera Raksasa




Kiprah pemuda-pemudi Kota Wisata Batu dalam memeriahkan hari sumpah pemuda ke 83 patut diacungi jempol. Betapa tidak, seribu anak muda berpakaian batik mengarak bendera merah putih sepanjang 1000 meter di jalan protokol Kota Wisata Batu, kemarin.Aksi itu dilakukan dalam rangka launching secara nasional gerakan “Generasi Optimis”.

Bendera Merah Putih yang diarak tersebut sebenarnya bukan barang baru, karena sudah dipasang di Jalan Samadi Desa Pesanggrahan Kecamatan Batu pada Agustus lalu. Namun saat itu panjang bendera belum mencapai satu kilometer. Saat muncul gagasan mengarak bendera satu kilometer, kemudian bendera dijahit lagi hingga mencapai panjang yang diinginkan. 

Butuh waktu sekitar satu bulan untuk menjahit dan menambah panjang bendera hingga 1000 meter. Seluruh masyarakat dan pemuda Pesanggrahan cancut taliwanda untuk mengerjakan misi mereka. Buktinya, hari Minggu kemarin, bendera tersebut benar-benar diarak keliling Kota Batu.

Kali bukan hanya warga Pesanggrahan yang bergerak malah didukung pula oleh pemuda se Kota Batu dan Malang. Total pemuda yang mengarak lebih dari 600 orang, termasuk komunitas yang meramaikan kegiatan itu diperkirakan sudah mencapai 1000 orang. Kirab itu sendiri mulai dilakukan dari Desa Pesanggrahan menuju alun-alun Kota Wisata  Batu sekitar pukul 08.00.
Menurut Simon Purwo Ali Ketua Karang Taruna se Kota Batu, kirab itu dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda ke 83 yang jatuh 28 Oktober 2011. Proses pengerjaan bendera menurut dia dilakukan selama satu bulan. Seluruh pengerjaan dilakukan secara kolektif oleh warga Pesanggrahan tua dan muda. Sementara, start kirab di Jalan Trunojoyo melaju menuju Jalan Panglima Sudirman melalui Kantor Pemkot Batu. Kegiatan itu bertajuk kirab bendera 1000 meter, kirab Hanoman, 1000 pemuda berbatik serta kampanye selamatkan desa selamatkan kota. Bendera tersebut dikawal patung Anoman raksasa setinggi sekitar tiga meter.
Koordinator cukup repot juga mengatur seribu relawan yang bertugas mengaraka bendera. Agar bendera tidak putus, seluruh peserta diminta berjalan pelan-pelan sambil mengikuti instruksi melalui megaphone. Kondisi tersebut cukup menyita perhatian para pengguna jalan.

Yang miris, ketika sampai di perempatan Kelenteng Kota Batu, bendera itu sempat ditabrak pengendara jalan. Sejumlah mobil, sepeda motor serta mikrolet menebas jalur bendera. Mereka tak sabar menunggu kirab bendera selesai. Relawan terpaksa mengangkat bendera itu tinggi-tinggi.

Kendati demikian, relawan yang berasal dari Karang Taruna, Siswa SMK-SMU serta elemen pemuda dari Malang itu tetap bersemangat melanjutkan kirab. Sampai di alun-alun sekitar pukul 10.00 saat itu mereka disambut band lokal Kota Batu. Penggulungan bendera super panjang itu memakan waktu sekitar setengah jam dipandu sepuluh relawan.

M. Anwar koordinator kirab mengatakan ada sejumlah hal yang perlu diketahui oleh masyarakat yakni launching Generasi Optimis. Kata dia, kaum muda saat ini yakin dan optimis Indonesia bakal lebih baik. Nantinya dalam aksi tersebut, seluruh relawan akan menerima penghargaan dari Menteri Pemuda dan Olahraga.

Kenapa juga mengarak Anoman, kata dia, tokoh itu adalah simbol dari anak-anak muda. Tokoh hanoman lincah dan gesit seperti anak muda namun juga memiliki kebijaksanaan. Sedangkan mengenai kampanye selamatkan desa dan selamatkan kota adalah gerakan para pemuda.